Syafiq Penggemar komputer, ahlinya cetak mencetak ^^

Pengalaman Bergabung Dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) Di Kota Cirebon

Mungkin kamu belum pernah dengar apa itu sekolah sepak bola (SSB).

Wajar sih..

Di Indonesia memang kebanyakan orang tua lebih memilih untuk memasukkan anak-anaknya ke kursus-kursus formal, terutama yang masih berhubungan dengan sekolah.

Misalnya,:

  • Belajar Bahasa Inggris
  • Belajar matematika
  • Belajar agama (Ini mah penting banget sih)
  • Dan lain-lain

 

Terus kok ada sekolah sepak bola? Makanya.. Yuk kita sharing sedikit disini.

Sekilas Tentang Sekolah Sepak Bola (SSB)

Pengalaman SSB Di Cirebon

Sekolah sepak bola, atau SSB.. seperti namanya, adalah program yang dibuat khusus untuk mengajarkan anak-anak bermain sepak bola langsung dari pelatih berpengalaman.

Mereka akan diajarkan berbagai hal, seperti mengasah teknik, stamina dan lain-lain.

Saat ini SSB semakin berkembang dan semakin banyak jumlahnya di Indonesia, mengingat olahraga ini sangat populer.

Bahkan tidak sedikit klub-klub besar dunia, mendirikan SSB mereka di Indonesia.

Dengan tujuan mengembangkan bakat anak-anak muda Indonesia dalam bidang sepak bola. For example seperti Real Madrid Social School (RMSS), Liverpool Soccer Academy, Chelsea Soccer School Indonesia, Arsenal Soccer School indonesia.

 

Pengalaman Bergabung Dengan Tim SSB Di Kota Cirebon

Pengalaman Main Di SSB

Bergabung dengan salah satu tim SSB di kota Cirebon. Entah apa yang waktu itu saya pikirkan, yang pasti pengalaman tersebut lumayan berarti.

Nama SSB tersebut adalah Khaelani, dulu beroperasi di wilayah stadion Bima di kota Cirebon Jawa Barat.

SSB ini terkenal menjadi salah satu yang sudah cukup lama ada. Bayangkan saja, berdiri sejak pertengahan 80an, yang berarti sudah lebih dari 30 tahun.

Nah, disini saya ingin sharing seputar pengalaman tersebut. Bergabung dan menceritakan apa saja yang dilakukan ketika saya bergabung dengan tim SSB.

Alasan Bergabung

Alasan Gabung SSB

Kalau tidak salah pada tahun 2009, tepatnya sekitar bulan agustus. Saya mengutarakan niat ke orang tua bahwa saya ingin mengikuti program SSB.

Well, buat kamu yang lahirnya tahun 90an, pasti kamu mengetahui pada tahun-tahun tersebut euphoria sepak bola memang sedang meningkat-meningkatnya.

Persaingan Persib, Persija, Arema, Persebaya dan lain-lain, beuh, itu tensinya jauh-jauh lebih tinggi ketimbang sekarang.

Dan saya terbawa arus euforia tersebut sampai akhirnya mau tuh ikut masuk ke tim SSB (Simpel banget ya?).

 

Mencari SSB Di Kota Cirebon

Mencari Jalan

Saya sebelumnya sama sekali belum mengetahui kalau di Cirebon itu ada SSB.

Yang pertama saya lakukan adalah jalan-jalan terlebih dahulu ke stadion yang paling dikenal masyarakat kota Cirebon, stadion Bima.

Hari pertama sempat mencari selama beberapa jam sambil nunggu sekalian jalan-jalan. Hasilnya? Gagal total. Sudah terlanjur sepi.

Ini terus berlanjut selama beberapa hari kedepan.

Sampai akhirnya suatu ketika saya tidak sengaja melihat ada sebuah tim SSB yang sedang latihan, dan di baju yang para pemain pakai, tertulis SSB Khaelani.

Mendaftar Ke SSB

Formulir Pendaftaran SSB

Menemukan SSB disana, tentu saya senang waktu itu. Spontan saya langsung pergi kesana, dan bertemu dengan seseorang bernama pak Yusron, yang mana adalah seorang pengurus dari SSB tersebut.

Setelah berbincang beberapa saat, singkat cerita saya mengutarakan niat saya untuk bergabung dengan SSB Khaelani. Beliau Alhamdulillah dengan senang hati menyetujuinya dan memberikan saya formulir pendaftaran.

Saya pun mengisi formulir tersebut dan diminta kembali setelah memenuhi persyaratan pendaftaran yang ada pada formulir.

Mencari Sepatu, Baju Dan Barang Lainnya

Mencari Sepatu Dan Barang Di SSB

Dalam formulir pendaftaran tersebut, beberapa yang wajib ada adalah sepatu, kaus kaki, seragam sepak bola sementara, dan decker (Pelindung kaki).

Kota Cirebon waktu itu bukanlah sebuah kota besar. Agak sulit untuk mencari barang yang kurang umum seperti decker.

Akhirnya saya pergi ke salah satu pusat perbelanjaan di pusat kota Cirebon untuk mendapatkan barang-barang tersebut.

Baik itu sepatu, kaus kaki, seragam, dan decker Alhamdulillah ada semua. Padahal stok deckernya itu menipis banget loh, hehe.

Pengalaman Latihan Sepak Bola Secara Formal Di SSB

Main Di SSB

Barang oke, dan juga saya telah menyelesaikan persyaratan-persyaratan lainnya yang sebelumnya diminta pak Yusron untuk dipenuhi.

Akhirnya pada hari latihan, saya datang sebagai anggota baru di tim tersebut.

Diluar perkiraan saya, ternyata ada banyak orang-orang yang sebelumnya tidak saya lihat ketika pertama kali mendaftar di SSB.

Memulai perkenalan, yang jujur waktu itu cukup gugup. Untungnya anggota-anggota disana cuek juga sih, jadi ya saya cuek juga hehe.

Lari Mengitari Lapangan

Lari Mengitari Lapangan

Berlatih sepak bola langsung dari pelatih itu beda!”.

Itulah hal yang pertama kali terlintas dipikiran saya ketika mengetahu apa saja rutinitas latihan yang dilakukan ketika bergabung dengan SSB.

Ada banyak latihan fisik, stamina dan teknik. Untuk pertama kami diminta melakukan pemanasan dulu, dengan melakukan peregangan dan lari memutari lapangan sebanyak 20 kali. Yup, 20 kali.

Untuk orang dewasa, sebagiannya mungkin tidak masalah. Tapi untuk anak-anak, ukuran lapangan tersebut terasa sangat luas.

Termasuk untuk saya.

Dulu waktu kecil stamina saya termasuk lumayan kuat. Lari mengitari lapangan, dua sampai tiga kali bisa dibilang masih kuat.

Namun  diatas itu barulah mulai stamina terasa mulai habis. Tidak jarang saya malah lebih memilih berjalan ketimbang berlari.

Berat banget deh!

Latihan Teknik

Latihan Teknik Di SSB

Kalau kamu biasa main sepak bola, mungkin kamu nggak akan peduli akan hal ini. Tapi kalau di SSB ini penting sekali. Bahkan menjadi salah satu syarat tersendiri.

Kata pelatihnya sendiri “Kita ini main untuk menjadi orang yang besar, jadi gak boleh main sembarangan”.  Agak mengena dan memotivasi juga sih.

Untuk tekniknya sendiri agak banyak. Contohnya seperti :

  • Heading (Menyundul bola)
  • Shooting (Menendang bola)
  • Intercepting (Merebut bola)
  • Passing (Mengoper bola)
  • Throwing (Melempar bola)
  • Dan lain-lain

Semuanya harus dilakukan dengan benar, agar sesuai dengan peraturan standar sepak bola yang telah diterapkan langsung oleh FIFA. Wow banget kan?

Untungnya saya sendiri sudah bisa mengikuti kegiatan latihan teknik tersebut. Walaupun kadang agak kesulitan juga sih.

Latih Tanding

SSB Cirebon

Latih tanding. Dari puluhan anggota SSB, dibagi menjadi dua. Satu tim terdiri dari 11 orang, dan pertandingan berjalan selama 2 – 3 kali.

Posisi yang saya dapat waktu itu bek. Kenapa pilih bek? Supaya nggak banyak jalan + bisa hemat stamina hehe.

Latih tanding di SSB biasanya tidak terlalu lama. 1×45 menit (1 babak) biasanya sudah berhenti, dilanjutkan dengan pertandingan tim lain.

Jujur, saya nggak bisa bermain baik waktu itu. Alasannya lapangan stadion yang saya pakai luas sekali, berbeda dengan tempat yang biasa saya pakai untuk main, di jalanan komplek 😀

 

Pengalaman Bertanding Secara Langsung Dengan SSB Lain

Latih Tanding

Salah satu kegiatan yang ada di SSB itu adalah latih tanding dengan SSB lain. Kalau kamu membayangkan pertandingan resmi, yup! Itu benar! Bedanya penonton yang ada jauh lebih sedikit. Lagian nggak banyak juga kok orang-orang yang mau nonton sepak bola anak-anak, hehe.

Pertandingan tersebut berlangsung di stadion tempat saya biasa latihan. Melawan SSB lain dari luar kota Cirebon.

Saya juga mendapatkan bagian bertanding, di pertandingan ketiga.

Gak banyak yang spesial sih. Pertandingan berlangsung seperti biasanya, tapi sebelum berakhir saya minta pelatih untuk keluar duluan dengan alasan sakit kaki (Padahal mah udah capek pengen minum hehe).

Berhenti Mengikuti Kegiatan SSB

Berhenti SSB

Kata orang-orang, semakin tua badan, semakin lemah juga stamina.

Ini saya alami sendiri. Saya mulai merasa lelah untuk mengikuti kegiatan SSB, terutama latihan dan tandingnya yang porsinya semakin lama bisa dibilang semakin meningkat itensitasnya.

Well.. Pada tahun 2011 atau dua tahun setelah full mengikuti kegiatan yang ada, saya akhirnya berhenti. Agak disayangkan sih, tapi ya sudah jalannya 😀

 

Penutup

 

Begitulah sedikit pengalaman saya berbagi cerita bergabung dengan SSB di kota Cirebon. Banyak poin-poin yang terlewat dan tidak sempat ditulis. Yah gak masalah, karena tujuan disini untuk sharing saja, sekaligus mengenalkan sekilas tentang program SSB yang ada di Indonesia.

Kalau kamu tertarik bergabung, lebih baik cepat bergabung saja. Apalagi kalau memang kamu ingin serius menekuni bidang sepak bola. Siapa tahu kamu bisa menjadi seorang profesional dan bergabung dengan klub-klub besar di Eropa.

Amin!

Syafiq Penggemar komputer, ahlinya cetak mencetak ^^

Printer Bergaris

Syafiq
3 min read

Template Nota Excel

Syafiq
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *