Syafiq Penggemar komputer, ahlinya cetak mencetak ^^

Piket Konsumsi Sintesa

Layaknya pondok pesantren lainnya, Sintesa juga menerapkan jadwal piket untuk para santri, dengan tujuan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan semua orang.

Apalagi jumlah santri Sintesa terhitung banyak. Untuk satu asrama saja terdapat lebih dari 50 orang.

Nah, ini adalah pengalaman saya mengenai seminggu piket di Sintesa.

Kalau kamu ingin bergabung ke Sintesa, jangan khawatirkan soal piket ini. Karena dijamin tidak akan jadi beban. Kenapa? Yuk dibaca.

Jadwal Piket Di Sintesa

Jadwal Piket Sintesa

Jadwal piket di Sintesa dibuat menjadi sangat sederhana. Pertama, dari seluruh santri dibagi menjadi beberapa kelompok.

Kemudian setiap kelompok tersebut akan menjalankan tugas untuk satu minggu penuh secara acak, seperti:

  • Keamanan
  • Konsumsi
  • Kebersihan

Kebetulan untuk piket pertama yang saya dapat adalah konsumsi, yakni yang bertugas mengurus kebutuhan makan pagi, siang dan malam secara penuh.

Ada juga tugas lain.. seperti memasak nasi, mencuci nampan, mengambil lauk, membagikan nasi, hingga membersihkan asrama setelah makan selesai.

Pembagian Kelompok Konsumsi

Membagi Kelompok Konsumsi

Pembagian kelompok konsumsi terdiri dari 6 orang.

3 orang dari angkatan saya, dan 3 orang lagi dari angkatan senior.

Jadwal pembagian piket dibagikan oleh senior saya melalui grup WhatsApp yang khusus dibuat untuk tugas kelompok ini.

Setiap hari tugasnya berbeda-beda. Jadi rata, semua anggota kelompok pasti akan kebagian.

Misalnya:

  • Senin cuci nampan
  • Selasa masak nasi
  • Rabu membersihkan dapur
  • Dan seterusnya

Tugas Membagikan Makanan Piket Konsumsi Di Sintesa

Tugas Harian Kelompok Piket Sintesa

Katanya sih, piket konsumsi itu bisa dibilang tugasnya paling ringan dibanding piket lain. Iya gak sih? Nah, ini dia tugas umumnya:

Menyiapkan Makanan Ketika Sahur

Siapkan Makanan Sahur

Biasanya semua santri Sintesa bangun ketika adzan subuh berkumandang. Kurang lebih sekitar jam 4.15 waktu lokal.

Namun khusus untuk sahur, para santri diwajibkan untuk sahur terlebih dahulu, sekitar jam 3.35.

Nah.. piket konsumsi ini berbeda. Ketika sahur, kelompok diharuskan bangun lebih awal, kurang lebih sekitar jam 3.

Termasuk saya sendiri.

Di jam tersebut kami mempersiapkan nasi, lauk dan hal-hal lain yang dibutuhkan untuk sahur. Alhamdulillah, untuk lauk sudah ada khadimat yang menyediakannya. Sehingga tidak terlalu repot.

Setelah semuanya selesai, kami pun membangunkan para santri.

Menyiapkan Makanan Ketika Buka Puasa

Mempersiapkan Makanan Buka Puasa
Pixabay.com

Setiap hari senin dan kamis, ketika menunggu berbuka puasa, akan ada kajian dari guru maupun dari video-video dakwah Youtube.

Jadwal kajiannya sendiri mulai dari sekitar jam 4 sampai jam 5 sore (1 jam).

Namun khusus untuk piket konsumsi, biasanya ada beberapa anggota yang harus izin keluar dari kegiatan tersebut. Untuk membeli takjil, mengambil lauk, dan mempersiapkan makanan berbuka puasa.

Kalau saya sih secara pribadi belum pernah dapat tugas ketika kajian seperti itu.

Yang pernah adalah mempersiapkan makanan buka puasanya. Biasanya ada kurma dan semacam makanan ringan yang saya kurang tahu namanya.

Enak loh.

Menyiapkan Makan Pagi, Siang, Sore

Mempersiapkan Makanan Harian
Pixabay.com

Menyiapkan sahur dan berbuka pada puasa yang dimaksud tadi hanya setiap hari senin dan kamis saja.

Untuk hari biasa, rutinitas kami menyiapkan sarapan kurang lebih sekitar jam 8 pagi.

Dilanjutkan dengan makan siang sekitar jam 1 (pokoknya setelah shalat dzuhur).

Dan makan malam sekitar jam setengah 8 malam.

Tugas-tugas Lainnya Untuk Piket Konsumsi Sintesa

Tugas Lain Untuk Piket Konsumsi Sintesa
Pixabay.com

Saya sekarang sudah khatam piket konsumsi. Atas bantuan senior, sekarang sudah paham waktu-waktu dan apa-apa yang harus dilakukan untuk setiap tugasnya, hehe.

Seperti yang saya bilang sebelumnya, setiap hari, tugas yang didapat anggota kelompok berbeda-beda. Nah, ini dia tugas-tugasnya:

1. Masak Nasi

Piket Masak Nasi
Pixabay.com

Piket masak nasi.. kalau untuk saya pribadi sih yang paling repot, kenapa?

Karena dengan memasak nasi, maka otomatis kita bertanggung jawab juga terhadap isi perut lebih dari 50 orang santri.

Kebayang kalau nasinya gagal.. bukan hanya sayang beras, tapi juga secara otomatis para santri akan kelaparan.

Piket masak nasi ini saya jalankan Alhamdulillah berhasil semua. Mulai untuk makan pagi, siang dan malam. Tidak ada masalah.

2. Mencuci Nampan

Piket Cuci Nampan
Pixabay.com

Karena makannya secara berjamaah, para santri menggunakan nampan besar. Setiap selesai makan, nampan-nampan tersebut akan diletakkan ke tempat cuci piring.

Nah, mencuci nampan-nampan tersebut adalah tugas piket konsumsi.

Harus gesit juga. Karena jadwal makannya 3 kali 1 hari, maka kalau nampannya masih kotor, otomatis bakal gak enak juga.

Kalau saya sendiri sejujurnya belum pernah dapat tugas cuci nampan ini. Kenapa? Ya.. alasannya, kebetulan ada yang lagi kena hukuman waktu itu, hehe.

3. Mengambil Lauk

Piket Ambil Lauk
Pixabay.com

Tugas paling ringan di piket konsumsi. Kita hanya perlu mengambil lauk ke dapur umum yang tidak begitu jauh dari asrama pondok.

Cukup naik motor saja, bahkan tugasnya dibantu orang lain.

Tapi ya.. meskipun tugasnya ringan, harus sadar diri juga untuk membantu para anggota lain yang punya tugas berbeda, hehe.

Pendapat saya pribadi (berdasarkan pengalaman) sih enak, karena bisa sekalian jalan-jalan. Kalau beruntung, bisa menyapa juga guru-guru yang jarang ditemui.

4. Mengisi Pure It

Piket Isi Pure It
Pixabay.com

Tugas ini sebenarnya juga termasuk ringan, namun sifatnya yang berkelanjutan itu bikin repot.

Oh ya, buat kamu yang belum tahu Pure It.. Pure It adalah sebuah produk yang memungkinkan air keran menjadi air siap minum dengan melewati proses penyaringan.

Singkatnya, seseorang yang sedang menjalankan piket Pure It, harus menyiapkan airnya untuk satu hari penuh .

Dari pagi sampai malam.

Dan karena santrinya ada banyak, yang piket juga harus peka. Kasihan kalau ingin minum tapi airnya habis kan?

Pengalaman saya mendapatkan piket ini sih, ada satu triknya. Yakni isi Pure It sebelum benar-benar kosong. Dijamin aman! Hehe..

5. Bagi Lauk

Piket Bagi Lauk

Di jam-jam ketika makan, akan ada anggota kelompok piket yang membagikan lauk dan nasi.

Walau sebenarnya dikerjakan secara individu, tapi biasanya akan ada anggota-anggota lain yang membantu.

Bukan apa-apa, biar cepet, hehe. Soalnya mempersiapkan makan untuk 50 orang tentu agak repot juga.

Pengalaman ketika saya mendapat piket ini sama sih seperti yang kamu bayangkan. Gak ada yang spesial.

6. Membersihkan Lantai Setelah Makan

Membersihkan Lantai Setelah Makan Di Dapur

Lantai asrama setelah dipakai untuk makan oleh seluruh santri, biasanya akan kotor.

Seperti debu, hingga nasi yang berceceran.

Tugas piket konsumsi inilah yang membersihkannya. Bisa dibilang berat, bisa dibilang ringan juga sih. Karena lantai asramanya luas.

Kalau saya sendiri sih nggak ada masalah. Udah biasa nyapu juga di rumah, yang penting teliti saja supaya lantai benar-benar bersih.

Hal-hal Menarik Ketika Piket Konsumsi

Cerita Menarik Konsumsi Sintesa

Ketika piket konsumsi, ada beberapa hal-hal menarik yang saya dapat. Sulit sih untuk diceritakan semua, just read:

1. Saling Bantu Piket

Saling Bantu Piket Konsumsi

Yang nganggur bantu piket anggota lain yang tugasnya berat.

Disini enaknya. Misalnya saya tugas ngambil lauk, setelah selesai maka saya lanjut lagi membantu membagikan lauk dan nasi piket konsumsi.

2. Dapur Adalah Wilayah Kekuasaan Kami

Dapur Wilayah Kekuasaan Dapur

Ada aturan tidak tertulis, dilarang masuk ke dapur saat ada yang sedang piket konsumsi.

Otomatis secara tidak langsung dapur menjadi wilayah kekuasaan kami, (bercanda juga kok, hehe).

3. Terlalu Awal Bangun

Terlalu Awal Bangun Saat Sahur

Pernah ketika sahur saya terlalu awal bangun.

Senior menyuruh agar kelompok bangun jam 3.15 (jam tiga lebih 15 menit). Namun, saya pernah membangunkan kelompok jam 2.45 atau setengah jam sebelum waktu piket.

Ngantuk bro! Hahaha.

Tapi ada sisi positifnya juga. Karena masih ada waktu luang, senior berinisiatif membuatkan nasi goreng, khusus untuk anggota piket konsumsi saja. Rasanya nagih loh.

4. Dapat Makanan

Dapat Makanan Di Dapur

Waktu itu pernah ada yang bawa semur daging sapi ke dapur untuk makan.

Tapi isinya nggak mungkin untuk dibagikan ke semua orang, jadi hanya untuk orang-orang yang ada di dapur saja.

Alhamdulillah termasuk piket konsumsi juga dapat. Mantep loh, bikin kenyang, rasanya enak lagi, hehe.

5. Direkam Guru

Direkam Guru Saat Piket

Sempat saya cerita di artikel sebelumnya, kalau ada guru yang sedang  shooting untuk video film Sintesa.

Nah, waktu tugas piket konsumsi juga demikian.

Pernah saya direkam beberapa kali. Waktu mengambil lauk dan mempersiapkan sahur.

Gugup? Sangat dong pastinya. Tapi ya penasaran juga sama hasilnya, berasa artis gitu.

Akhir Kata

Sayangnya setiap kelompok tugas piketnya akan berbeda. Misalnya minggu ini saya dapat konsumsi, maka minggu depannya bakal dapat keamanan.

Kalau bisa milih mah, saya ambil konsumsi terus. Enak soalnya, haha.

Syafiq Penggemar komputer, ahlinya cetak mencetak ^^

Printer Bergaris

Syafiq
3 min read

Template Nota Excel

Syafiq
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *